Minggu, 10 Januari 2016

KISAH TELADAN

KISAH TELADAN

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di Negeri Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama. Syaratnya siapapun boleh menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan seorang guru agama.

“Anda siapa? Dan apakah boleh anda menjawab pertanyaan-pertanyaan saya ?”,tanya si pemuda.
“Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan saudara.”jawab Guru Agama.
“Anda yakin? Sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.”jawab si pemuda.
“Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya”,jawab guru agama.
                                                                                                   
Pemuda berkata : “Saya punya 3 pertanyaan :                        
1.      Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan kewujudan Tuhan kepada saya!
2.      Apakah yang dimaksudkan dengan takdir ?
3.      Kalau syaitan diciptakan dari api, kenapa dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api? Tentu tidak menyakitkan buat syaitan,sebab mereka memiliki unsur yang sama.

Apakah Tuhan tidak pernah berpikir sejauh itu?"Tiba-tiba Guru Agama tersebut
menampar pipi si Pemuda dengan kuat.Sambil menahan kesakitan
pemuda berkata       : "Kenapa Anda marah kepada saya?"
jawab Guru Agama : "Saya tidak marah... Tamparan itu adalah jawaban saya
kepada 3 pertanyaan yang Anda ajukan kepada saya".

"Saya sungguh-sungguh tidak paham."kata pemuda itu. Guru Agama bertanya
"Bagaimana rasanya tamparan saya?" Tentu saja saya merasakan sakit".jawab
beliau. Guru Agama bertanya " Jadi Anda percaya bahwa sakit itu ada ?".
Pemuda itu mengangguk tanda percaya. Guru Agama bertanya lagi," Tunjukkan
pada saya wujud sakit itu !". "Tak ada,"jawab si pemuda.

"Itulah jawaban pertanyaan pertama : Kita semua merasakan kewujudan Tuhan
       tanpa mampu melihat wujudnya,"terang Guru Agama.

Guru Agama bertanya lagi,"Apakah tadi malam Anda bermimpi akan
ditampar oleh saya ?". "Tidak" jawab si pemuda. "Apakah pernah terpikir
oleh Anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini ?". "Tidak"
jawab si pemuda. "Itulah yang dinamakan takdir." terang Guru Agama.

Guru Agama bertanya lagi,"Diperbuat dari apa tangan yang saya gunakan
untuk menampar Anda ?". "Kulit", jawab si pemuda. "Pipi Anda diperbuat
dari apa?". "Kulit", jawab si pemuda. "Bagaimana rasanya tamparan saya?".
"Sakit ",jawab si pemuda. "Walaupun Syaitan terbuat dari api dan neraka
terbuat dari api,jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan menjadi tempat
menyakitkan untuk syaitan",terang Guru Agama.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar